Jumat, 20 Mei 2011

Tips Mengamankan Data/Dokumen


 Jika kita memiliki dokumen penting dalam sebuah computer ada baiknya kita melakukan hal-hal berikut :


  1. Tempatkan file-file anda pada drive selain system. Misalnya computer kita memiliki dua partisi yaitu C: system dan D:, maka tempatkan dokumen anda di drive D: agar ketika computer anda harus diinstal ulang dokumen anda tidak ikut terhapus bersama dengan system.
  2. Backup dokumen anda atau membuat salinan file tersebut agar ketika data yang asli hilang masih ada salinannya yang tidak ikut hilang.
  3. Simpanlah di beberapa tempat atau tempat-tempat tertentu yang sekiranya aman. Bisa dikopi di flashdisk untuk sementara atau di masukkan ke dalam cd.
  4. Berhati-hatilah dalam membuat nama file, usahakan agar berbeda dengan nama file lain. Karena jika kita keliru menyimpan sebuah file dengan nama yang sama maka file sebelumnya akan hilang tertimpa file baru kita. GUnakan fitur save as agar bias membedakan file lama dan baru.
  5. Untuk yang memiliki kebiasaan menyimpan fil e di my document pada windows lebih baik memindahlan folder itu pada drive yang aman. Cara memindahkannya gampang sekali. Anda hanya perlu melakukan klik kanan pada My Documents lalu klik properties, pada Target Folder tentukan drive yang sekiranya aman. Misalkan di drive D:, lalu klik Move. Maka My Documents anda akan berpindah ke drive D:. Untuk mengembalikannya tinggal klik Restore Default.

Demikian sedikit cara yang bias kita gunakan untuk menjaga dokumen kita tetap aman. Yang terpenting adalah berhati-hati dan bijaksana dalam menggunakan computer anda.

Senin, 02 Mei 2011

Panjang kali Lebar kali Tinggi


Banyak orang yang mengetahui panjang lebar suatu balok, akan tetapi tak memperhatikan tingginya hingga tak mendapatkan volum. Banyak orang yang berbicara panjang lebar, tetapi pembicaraannya itu tidak tinggi alias tidak terlalu penting, atau pemikirannya kurang tinggi sehingga tidak menemukan inti, isi atau pokok masalah yang dibicarakan. Sebagaimana dalam matematika, jika kita mempunyai panjang dan lebar untuk menghitung sebuah persegi panjang kita hanya mendapatkan luas dan kelilingnya saja. Sedang apabila kita mempunyai tinggi-nya kita pasti dapat menemukan volum sebuah balok. Berbicara dengan panjang dan lebar saja memang mudah, karena omongan itu sepertinya tidak penting dan hanya berputar-putar dan berkeliling-keliling. Jika kita dapat menemukan tingginya suatu pembicaraan itu, kita mau berpikir lebih tinggi saja, kita pasti bisa menemukan sebuah inti dan bahkan pengetahuan yang baru. 
Pembicaraan merupakan sebuah ruang tiga dimensi yang melibatkan otak, mulut dan hati. Orang berbicara harus berpikir dengan otak, dipertimbangkan dengan hati dan diungkapkan dengan mulutnya.
Terkadang ada orang yang berbicara dengan panjang saja, atau lebar saja, atau tinggi saja hingga tak dapat dimengerti. Akan tetapi setiap omongan itu berguna tau tidak, penting atau tidak, itu tergantung yang berbicara dan mendengarkan. Dan ilmu dalam diri setiap orang itu berbeda-beda. Jadi intensitas panjang, lebar dan tingginya berbeda-beda. Ada orang yang cukup berbicara sedikit cukup dan lebih banyak mendengarkan, ada pula yang sedikit berbicara tapi tak mau mendengarkan. Ada pula yang banyak berbicara. Bedanya antara orang berilmu dan orang bodoh adalah topic yang dibicarakan, orang berilmu tentu membicarakan atau senang mendiskusikan hal-hal yang berkaitan dengan ilmu atau menjelaskan secara panjang dan lebar, lebih baik lagi disertai tinggi. Sedang orang bodoh hanya membicarakan apa yang ada di otaknya yang mungkin menurut orang berilmu itu tidak penting. Namun terkadang orang bodohpun dapat memberikan inspirasi bagi orang pandai. Jadi tak selamanya orang bodoh berbicara tak berguna dan sebaliknya juga, tak selamanya orang berilmu membicarakan hal yang yang penting. Karena kita sebagai manusia memerlukan sedikit banyak refreshing untuk otak. Seperti olahraga kata-kata ini.
Begitu banyak yang ingin saya jabarkan secara panjang lebar dan tinggi di dalam tulisan pleonastis ini. Namun, jika terlalu banyak kata-kata pleonastis yang ada dan anda dibuat sibuk olehnya tentu akan membuang waktu yang sangat berharaga. Karena tulisan ini juga saya buat untuk membuang waktu saja. Hhe… Tapi jikalau tulisan ini bermanfaat dan dapat diambil sisi baiknya tentu saya akan sangat bahagia sekali. Terima Kasih.       

Senin, 18 April 2011

Membuat server Linux Ubuntu

Masuklah ke terminal melalui Application – Accessories – Terminal atau alt+f2 – xterm.
Masuk sebagai super user dengan mengetikkan perintah $sudo su lalu ketikkan passwordnya.
Dalam mode super user kita berkuasa untuk melakukan perubahan terhadap konfigurasi linux. So, let's begin. Edit interface dengan mengetikkan #sudo gedit /etc/network/interfaces lalu isikan sbb:

auto lo
iface lo inet loopback

auto eth0 → Lan Card yang terhubung ke internet
iface eth0 inet static
address 192.168.100.222
netmask 255.255.255.0
network 192.168.100.0
broadcast 192.168.100.255
gateway 192.168.100.1

auto eth1 → Lan Card yang dihubungkan ke Client
iface eth1 inet static
address 192.168.10.1
netmask 255.255.255.0
network 192.168.10.0
broadcast 192.168.10.255


setelah itu save dan keluar. Lalu kembali ke terminal.
Kita isikan dns pada file resolv dengan perintah #sudo gedit /etc/resolv.conf
nameserver 202.134.0.155
nameserver 202.134.2.5


save lalu kembali ke terminal
dalam praktek kali imi digunakan ISP speedy, dns berasal dari isp.

Coba cek konektivitasnya, ping ke ip server #ping 192.168.100.1 atau website #ping yahoo.com

Aktifkan ip forwarding pada sysctl dengan #sudo gedit /etc/sysctl.conf
hilangkan tanda # pada
net.ipv4.ip_forward=1
bila perlu aktifkan juga untuk
net.ipv4.conf.default.rp_filter=1
net.ipv4.conf.all.rp_filter=1

selalu save dan keluar.
Lalu  ketikkan #sysctl -p untuk mengaktifkannya.

Saatnya routing, ketikkan perintah routing : #iptables -t nat -A POSTROUTING -o eth0 -j SNAT --to 192.168.100.222
(ip komputer yang terhubung ke server)

lalu simpan dengan #iptables-save > /etc/iptables.up.rules

Agar tidak terjadi eror saat booting tambahkan baris perintah berikut pada baris terakhir interfaces. Masuk interfaces dgn #sudo gedit /etc/network/interfaces . Perintahnya : post-up iptables < /etc/iptables.up.rules

lalu restart : #sudo /etc/init.d/networking restart

pada client yang kita gunakan adalah windows . Maka aturlah
ip address : 192.168.10.2
subnet mask : 255.255.255.0
gateway : 192.168.10.1

primary dns : 202.134.0.155
secondary dns : 202.134.2.5

test koneksi anda dari client server dan server client
pada client windows mauk ke command prompt lalu ping ip server
ping 192.168.10.1 → ip server
ping 192.168.100.1 → ip gateway internet
ping yahoo.com → ip website
jika muncul ttl berarti sudah konek!
Jika belum konek maka ulangilah langkah2 diatas, siapa tahu ada yang belum anda lakukan.
Selamat Mencoba. Semoga Bermanfaat.

Sinopsis The Bone Collector

The Bone Collector atau Kolektor Tulang adalah salah satu novel thriller karangan Jeffery Deaver yang sudah diangkat menjadi sebuah film yang berjudul sama dengan bukunya. Novelnya terbit pada tahun 1997 dan  filmnya tahun 1999. Cukup lama ya? Tapi saya akan mencoba menceritakan sedikit tentang novel ini.

Alkisah, ada seorang mantan detektif yang menderita quadriplegia atau kelumpuhan dari leher ke bawah tubuhnya. karena terkena kecelakaan saat bertugas bertahun-tahun lalu. Keadaan itu membuatnya tidak berdaya dan kehilangan semangat hidup hingga merencanakan untuk bunuh diri dengan bantuan seorang dokter yang tergabung dalam jaringan pendukung euthanasia. Namun saat itu juga mantan rekan kerjanya, Lon Sellito, meminta bantuan Lincoln Rhyme untuk memecahkan kasus yang tidak dapat ia tolak.

Kasus itu mengenai penculikan dua orang yang baru mendarat di bandara, penculik menggunakan taksi untuk membawa korbannya dan membunuh mereka dengan cara yang cukup sadis. Korban pertama di kubur di dekat rel kereta api dengan tangan terjulur keluar. Mengenakan cincin pada jarinya yang sudah dikuliti. Korban itu ditemukan oleh seorang petugas patroli bernama Amelia Sachs.

Begitu menerima kasus tersebut Lincoln meminta Amelia Sachs untuk mengamankan TKP dan mengambil beberapa bukti forensic serta petunjuk yang ditinggalkan si pembunuh untuk mereka. Sementara meneliti petunjuk berikutnya dan bukti-bukti di TKP, pembunuh tersebut telah menyiapkan aksi pembunuhan lain.

Korban kedua, seorang wanita diborgol di terowongan dekat pipa uap. Saat polisi berusaha menemukan jejaknya, korban telah mati terebus oleh uap yang sangat panas. Sedikit terlambat untuk menyelamatkan korban itu, lalu Amelia Sachs beraksi menangani forensic dengan dituntun oleh Rhyme melalui headset. Karena merasa enggan menangani forensic, Amelia terpaksa melakukan hal tersebut.

Amelia pun mengajukan pengaduan kepada atasannya karena ia ingin segera dipindahtugaskan pada bagian humas kepolisian. Di sisi lain, seorang Detektif federal mencoba mengambil alih kasus tersebut.

Setelah menemukan petunjuk rencana pembunuhan selanjutnya, Polisi menemukan korban ketiga. Seorang gadis Jerman yang diborgol di terowongan yang penuh dengan tikus dan hewan pengerat. Untungnya korban ini bisa diselamatkan.
Sedikit demi sedikit petunjuk dikumpulkan dan mengarah pada sang pembunuh. Namun, di tengah penyelidikan kasus itu diambilalih dengan paksa oleh agen federal. Yang kemudian meneruskan penyelidikan dengan cara mereka sendiri tanpa melibatkan Rhyme dkk. Merasa telah menemukan pelakunya, mereka melakukan penyergapan ke rumah sang pelaku pembunuhan.

Merasa telah kehilangan semangat hidupnya, Rhyme kembali menyusun pertemuan dengan dokter yang akan membantunya melakukan bunuh diri. Namun, Amelia Sachs kembali dan menyerahkan kembali semua barang bukti dan petunjuk untuk menyelamatkan korban selanjutnya. Agen federal yang ternyata hanya menemukan korban sang pembunuh pun marah dan kembali ke markas Rhyme untuk mengambil semua barang bukti dan menangkap Amelia yang dituduh mencurinya. Untungnya, atasan mereka akhirnya memutuskan agar kasus tersebut dapat kembali ditangani oleh detektif Sellito dkk.karena telah membantu menyelamatkan korban yang akan dibunuh.

Dengan bantuan kerjasama agen federal dan tim Rhyme, penyelidikan itu semakin dapat mengarah pada si pelaku. Bersama itu pula, Rhyme semakin berniat untuk melaksanakan rencana bunuh dirinya setelah berhasil menuntaskan kasus tersebut. Dua korban lagi, seorang ibu dan anaknya diculik kembali dari bandara. Si ibu berhasil diselamatkan saat akan dibunuh di sebuah gereja. Lalu mereka dapat menemukan tempat persembunyian si pembunuh dan menyelamatkan anak tsb.

Setelah peristiwa penggerebekan itu, pembunuh mencoba sasaran lain. Yaitu polisi. Dia mencoba mengubur Amelia Sachs yang untungnya dapat diselamatkan oleh polisi lain. Selanjutnya, di rumah Rhyme, detektif Polling harus terbunuh oleh si pembunuh yang ternyata selama ini menyamar sebagai dokter syaraf Rhyme. Ternyata pembunuh itu adalah Stanton. Orang yang dulu keluarganya menjadi korban dari kasus yang ditangani Rhyme dengan tidak sungguh-sungguh sehingga mencelakakan semua keluarga Stanton. Ia datang untuk membalas dendam pada Rhyme, namun Rhyme dapat melumpuhkannya dengan berpura-pura sakit dan menggigit lehernya.

Dengan matinya sang tersangka usai sudah masalah Rhyme yang menghalangi rencana bunuh dirinya. Namun, Amelia Sachs berusaha untuk mencegahnya dan akhirnya Rhyme tidak jadi meneruskan niatnya karena kasus baru telah menunggu untuk dipecahkan.

Novel ini begitu seru dan membuat penasaran jika anda membacanya. Kira-kira kasus apalagi yang akan ditangani oleh Lincoln Rhyme? Masih banyak hal yang belum disebutkan dan misteri si pelaku, jadi jika anda ingin mengetahui lebih lengkapnya silahkan membaca The Bone Collector.
 



Kamis, 03 Maret 2011

UTP

UTP merupakan singkatan dari Unshielded Twisted Pair yaitu kabel jaringan yang tidak memiliki shield atau pelindung dan mempunyai 4 pair atau pasangan kabel yang di twisted atau dipuntir. Jadilah namanya Unshielded Twisted Pair. Karena tidak memiliki pelindung kabel UTP jadi kurang tahan terhadap interferensi elektromagnetik. Keempat pasang kabel tersebut mempunyai warna yang masing-masing pasangannya terdiri dari warna yang sama dan satunya putih dan warna tersebut. Warnanya adalah putih orange dan orange, putih hijau dan hijau, putih biru dan biru, serta putih coklat dan coklat.
Kabel UTP merupakan kabel yang populer dalam instalasi jaringan karena harganya yang murah, mudah didapat dan instalasi yang praktis. Untuk menghubungkan kabel UTP dengan Lan card diperlukan konektor khusus yaitu RJ-45 (Registered Jack). Ada satu lagi konektor RJ yaitu RJ11 yang digunakan untuk menghubungkan dengan konektor di telepon.
Kabel UTP biasa digunakan untuk menghubungkan jaringan LAN.
Ada 2 susunan kabel UTP, yaitu straight through dan crossover. Kabel straigt digunakan untuk menghubungkan perangkat yang tidak sejenis seperti PC dengan switch dll. Kabel cross digunakan untuk menghubungkan perangkat yang sejenis seperti hub dengan hub, PC dengan PC, dll. Susunan kabel straight dan cross memiliki susunan yang berbeda.
Kabel straight disusun seperti berikut : putih orange – orange – putih hijau – biru – putih biru – hijau – putih coklat – coklat. Kedua ujungnya memiliki susunan yang sama. Susunan tersebut menggunakan standar TIA568(Telecommunication Industry Association) atau Electronic Industries Alliance (EIA568).
Sedangkan kabel cross, Ujung pertama Kabel cross disusun seperti susunan kabel straight namun ujung satuya disusun seperti ini: putih hijau – hijau – putih orange – biru – putih biru – hijau – putih coklat – coklat. Susunan ini menggunakan aturan TIA/EIA568A dan TIA/EIA568B.
Pin yang paling penting adalah pin nomor 1, 2, 3, dan 6. Pin tersebut berfungsi sbb:
Pin 1 sbg Tx+ yaitu transfer data
Pin 2 sbg Tx- yaitu transfer data
Pin 3 sbg Rx+ yaitu received data
Pin 6 sbg Rx- yaitu received data
Sedang pin lain, yaitu pin 4, 5, 7 dan 8 tidak terpakai dan digunakan untuk mengirim daya listrik (power over Ethernet) untuk mencatu perangkat yg ada di ujung kabel UTP.