Senin, 14 Januari 2013

Program seleksi kondisi if...else if bhs C



Contoh program dengan seleksi kondisi if … else if bhs C :

#include "stdio.h"
#include "conio.h"

char nim,nama;
int uts,uas,akhir;

void main()
{
  clrscr();
  printf("masukkan NIM= ");scanf("%s",nim);
  printf("masukkan Nama= ");scanf("%s",nama);
  printf("masukkan nilai UAS= ");scanf("%i",&uts);
  printf("masukkan nilai UTS= ");scanf("%i",&uas);

  akhir=(uas+uts)/2;

  if (akhir>=85) printf("Nilai Anda= A\n");
  else if (akhir>=70) printf("Nilai Anda= B\n");
  else if (akhir>=55) printf("Nilai Anda= C\n");
  else if (akhir>=40) printf("Nilai Anda= D\n");
  else printf("Nilai Anda=E\n");
  getch();
}

Program seleksi kondisi switch case pada Bahasa C



Contoh program seleksi kondisi menggunakan switch case pada Bahasa C:

#include"stdio.h"

int main(){
 char kode;
  printf("-----MENU BARANG-----\n");
  printf("\nA. BUKU TULIS");
  printf("\nB. PEN");
  printf("\nC. PENSIL");
  printf("\nD. PENGHAPUS");
  printf("\nE. TIPE-X");
  printf("\n\n========================");
  printf("\n\nMASUKKAN KODE [A-D] : "); scanf("%c",&kode);
  switch(kode){
   case 'A': printf("\nAnda memilih BUKU TULIS");break;
   case 'B': printf("\nAnda memilih PEN");break;
   case 'C': printf("\nAnda memilih PENSIL");break;
   case 'D': printf("\nAnda memilih PENGHAPUS");break;
   case 'E': printf("\nAnda memilih TIPE-X");break;

   default: printf("\n\nANDA SALAH INPUT...");}
 getch();
 }

Kamis, 06 Desember 2012

Bikin Pasfoto Simpel dengan Adobe Photoshop


Secara anak kos atau perantauan, jadi apa-apa harus hemat. Bikin pasfoto buat persyaratan kartu perpustakaan pun harus hemat. Foto sendiri pakai hp, edit sendiri, tinggal cetak, jadi. Memang sih, hasilnya nggak sebagus di studio foto. Tapi sekali lagi, asas hemat buat anak kos adalah segalanya untuk bertahan hidup. Dengan jepretan kamera handphone berresolusi 2MP (itu pun pinjeman) dan sedikit editan photoshop maka jadi, hihi…
To the point aja ya, cara membuat pasfoto hemat. Pertama, ambil gambar di tempat yang belakangnya polos seperti tembok atau tempat yang gak terlalu ramai detil gambarnya. Ambil gambar setengah badan.
  
Buka gambar tadi di photoshop, lalu crop bagian yang sekiranya tidak penting.
Setelah itu buat duplikat layer dengan menekan Ctrl+J.
Jika gambar gelap, atau kurang terang kita bisa memperbaiki dengan memilih menu Image-Adjusment-Levels. Ubah nilai input atau dengan menggeser tanda panah yang ada di bawah grafik sampai kelihatan tajam, bagus dan berwarna cerah.
Kita akan membuat background misalnya dengan warna biru. Seleksi dulu gambarnya, karena backgroundnya polos jadi kita bias menggunakan magnetic lasso tools dengan mudah. Lalu pilih select – Inverse.



Untuk mewarnai background pilih Edit – Fill – Color – pilih warna biru. Atau masukkan kode #0F4BD2 . Lalu pilih OK dan OK lagi.
Untuk menyamakan bagian pinggirnya yang biasanya tidak rata, kita bisa menggunakan brush tool. Pilih warna sesuai dengan yang tadi kita gunakan sebagai warna background. Lukis untuk menambal pada bagian yang agak mengganggu.


Untuk finishing, kalau kita mau mengubah lagi brightness and contrast atau crop sedikit lagi maka jadilah pasfoto yang nice and simple J
  
Kalau ingin mencetak sendiri dengan ukuran tertentu misalnya 2x3 atau 3x4 caranya juga mudah.
Tinggal ubah ukuran gambar dengan memilih Image – Image size… Pada document size kita ubah inches menjadi cm karena ukuran foto biasanya menggunakan centimeter. Lalu ubah width atau lebar dan height atau penjang dengan ukuran yang kita inginkan. Misal 3x4 maka isikan width 3 dan jika ukuran foto kita pas maka akan berubah menjadi 4 atau lebih berapa cm. Jika tidak bisa pas kita bias crop sedikit demi sedikit.
Setelah mengubah ukurannya kita buat lembar baru untuk mencetak, lalu drag atau copy paste file foto tadi di lembar baru tersebut dan atur sedemikian rupa sehingga memenuhi satu kertas untuk dicetak.

Hmm, semoga tutorial kali ini bermanfaat untuk anda ^^  



Kamis, 29 November 2012

Mencetak Bilangan Prima dengan Bahasa C

Setelah berhari-hari mencari contoh kode, sintaks dan mencoba memodifikasi, dengan algoritma yang ada. Akhirnya saya menemukan satu script yang mudah untuk membuat program yang mencetak bilangan prima antara 1 sampai 50. Berikut ini kode yang saya dapat dari ruangiptek.blogspot.com dengan sedikit modifikasi :

#include "stdio.h"
#include "conio.h"

void main()
{
int x,cek,i;
clrscr();

printf("\n\nPROGRAM UNTUK MENAMPILKAN BILANGAN PRIMA 1 - 50 \n");
printf("\n===============================================\n\n");

for (x=2;x<=50;x++)
{
cek=0;
for (i=2;i
{ if (x%i==0) /* bilangan yang habis dibagi 2 adalah bukan bilangan prima */
{ cek=1;
}}
if (cek==0)
{ printf("%d, ",x);
}}
getch();
}


Sabtu, 17 November 2012

Tutorial Pemrograman C #2

Setelah kita mencoba sebuah program yang sangat sederhana pada tutorial pertama, kita akan mencoba sebuah program lagi yang masih cukup sederhana. Sekaligus sedikit penjelasan mengenai struktur program C. Jika kemarin kita hanya mencetak, kali ini kita menyisipkan sedikit variable berupa angka atau integer.

Lihat script di bawah :

/* Tutorial Pemrograman C #2 */
/* novianatkj2.blogspot.com */

#include "stdio.h"
#include "conio.h"

int A,B,C,D; /* deklarasi var */

void main()
{
 A=1;      /* inisialisasi var */
 B=2;      /* berupa konstanta */
 C=A+B;    /* bukan  konstanta */
 clrscr();
 printf("Menampilkan nilai variabel\n");
 printf("Nilai A adalah = %i\n",A);
 printf("Nilai B adalah = %d\n",B);
 printf("Nilai C adalah = %i\n",C);
 getch();
}


Sedikit penjelasan :
-    Kalimat yang berada di dalam /*….*/ merupakan comment, yaitu untuk memberikan keterangan atau penjelasan pada program yang ditulis. Perintah atau kalimat yang diapit comment tidak akan dieksekusi oleh compiler.

-    #include merupakan preprocessor directive, atau bagian header file yang digunakan untuk memproses program c. Harus ditulis di setiap awal program. Setelah include ada file header seperti stdio.h atau conio.h. File header ini bisa dikawal dengan tanda atau "stdio.h"

-    int A,B,C,D merupakan deklarasi variable yang berupa tipe integer atau angk

variable ini dinamakan variable global, karena berada di atas void main() dan bisa digunakan untuk semua program di bawahnya.

-    A=1, B=2, merupakan inisialisasi variable yang berarti variable A bernilai 1 dan variable B bernilai 2. Variabel yang sudah ditentukan ini dinamakan konstanta, yaitu variable yang mempunyai nilai tetap. Sedangkan C=A+B bukanlah konstanta, karena nilainya bisa diubah.

-    clrscr(); merupakan perintah untuk membersihkan layer atau clearscreen setiap kali program dieksekusi.

-    printf, perintah untuk mencetak tulisan 

-    printf("Nilai A adalah = %i\n",A);
untuk mencetak variabel yang sudah dideklarasikan sebelumnya dengan menuliskan (“%i”,var) kita bisa menuliskan %i atau %d untuk data bertipe integer atau angka.


lihat tutorial selanjutnya
Semoga bermanfaat.